Berita  

Pelatihan Keamanan Pangan dan Higiene Sanitasi bagi Penjamah Makanan SPPG di Manggarai

Pelatihan Keamanan Pangan dan Higiene Sanitasi bagi Penjamah Makanan SPPG di Manggarai (Arsen Setiawan)

Laporan Arsen Setiawan

Ruteng, detak-pasifik.com- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu proyek strategis nasional yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta anak usia sekolah sebagai bagian dari upaya mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Sebagai langkah konkret dalam penyediaan layanan makan bergizi yang terstandar, program MBG dilaksanakan melalui mekanisme produksi dan distribusi makanan siap saji oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola secara khusus di berbagai wilayah. SPPG memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan makanan bergizi dalam jumlah besar yang kemudian didistribusikan ke sekolah-sekolah dan masyarakat.

READ  Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

Dalam perjumpaan dengan detak-pasifik.com, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Theresia M.A. Gandi, S.I.Kom, menyampaikan bahwa pihaknya menyelenggarakan pelatihan keamanan pangan siap saji dan higiene sanitasi bagi penjamah makanan di SPPG se-Kabupaten Manggarai. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas tenaga penjamah pangan dalam mendukung pelaksanaan program MBG.

“Melalui pelatihan ini, kami dari Dinas Kesehatan ingin memastikan bahwa setiap penjamah makanan memiliki kompetensi dan keterampilan yang memadai dalam seluruh tahapan penyediaan makanan bergizi, mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, hingga distribusi kepada penerima manfaat,” ujarnya.

READ  Atasi Kendala Biaya, Bank NTT Dukung Pengiriman PMI Nagekeo ke Jepang

Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam membangun kesadaran akan pentingnya higienitas, keamanan, dan keberlanjutan pangan. Diharapkan, pelatihan ini mampu membentuk jaringan penjamah pangan yang kompeten, beretika, dan berdedikasi, serta menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap anak Indonesia memperoleh makanan yang layak, sehat, dan bergizi seimbang.

Pelatihan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang. Setiap peserta merupakan delegasi dari perwakilan dapur 3T di wilayah Kabupaten Manggarai, dengan masing-masing unit mengirimkan lima orang perwakilan.

READ  Menjaga Kedaulatan Desa Pesisir Dari Kapitalisme Negara

Turut hadir sebagai pemateri dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Safrianus Haryanto Djehaut, M.Si, Kabid SDK Theresia M.A. Gandi, S.I.Kom, Marieta Nggame, S.Si., Apt, serta Kristoforus Siong, A.Md. Para peserta yang mengikuti pelatihan merupakan perwakilan dari berbagai dapur 3T yang tersebar di wilayah Kabupaten Manggarai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *