Bank NTT Kucurkan CSR Rp208,5 Juta untuk Perkuat Sentra UMKM Sumba Timur

Waingapu, detakpasifik.com– Komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan di Kabupaten Sumba Timur. Dukungan kali ini datang dari sektor perbankan daerah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank NTT.

Bank NTT Cabang Waingapu menyerahkan bantuan CSR senilai Rp208,5 juta kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Timur. Dana tersebut diperuntukkan bagi pembangunan pagar keliling serta penataan kawasan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT KUMKM) Kabupaten Sumba Timur.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Pimpinan Bank NTT Cabang Waingapu, Yusuf H. Wolu, kepada Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, di ruang kerja Bupati, Waingapu, Senin (8/6/2026).

Bantuan tersebut menjadi bagian dari kerja sama strategis antara pemerintah daerah dan dunia perbankan dalam menciptakan lingkungan usaha yang lebih mendukung bagi pelaku UMKM. Penataan kawasan PLUT KUMKM dinilai sebagai langkah penting untuk menghadirkan pusat ekonomi masyarakat yang lebih tertata, nyaman, dan mampu menjadi ruang interaksi antara pelaku usaha dengan pasar.

READ  Bank NTT Siapkan Terobosan Kredit Ramah Petani dan Perempuan Tani

Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menyampaikan apresiasi atas dukungan Bank NTT. Ia menilai pembangunan fasilitas pendukung di kawasan PLUT KUMKM akan memperkuat peran pusat layanan tersebut sebagai tempat pembinaan, pengembangan kapasitas, sekaligus promosi produk-produk unggulan masyarakat lokal.

Menurutnya, perkembangan UMKM tidak hanya bergantung pada kemampuan produksi dan akses modal, tetapi juga membutuhkan infrastruktur pendukung yang memadai agar pelaku usaha mampu berkembang dan memiliki daya saing.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif. UMKM membutuhkan ruang yang layak agar produk masyarakat dapat lebih dikenal dan memiliki nilai tambah,” ujar Umbu Lili.

Ia menambahkan, keberadaan PLUT KUMKM yang semakin baik diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, terutama dalam membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

READ  Bank NTT Ubah Strategi KUR: Tak Lagi Sekadar Pinjamkan Uang

Sementara itu, Pimpinan Bank NTT Cabang Waingapu, Yusuf H. Wolu, mengatakan penyaluran CSR tersebut merupakan bentuk dukungan Bank NTT terhadap program pembangunan daerah, khususnya yang berkaitan dengan penguatan sektor UMKM.

Ia menjelaskan, dana CSR tahun 2026 diarahkan untuk mendukung penataan kawasan UMKM yang berada di PLUT KUMKM dan NTT Mart Kabupaten Sumba Timur.

“UMKM tidak hanya membutuhkan produk yang berkualitas, tetapi juga membutuhkan tempat usaha yang mampu memberikan rasa nyaman dan kepercayaan bagi masyarakat yang datang membeli,” jelas Yusuf.

Menurut dia, lingkungan usaha yang tertata baik akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi. Dengan fasilitas yang lebih representatif, pelaku UMKM diharapkan semakin percaya diri dalam memasarkan hasil produksi mereka.

READ  Defisit Perdagangan NTT Tembus Rp51 Triliun per Tahun, Gubernur Dorong Transformasi Ekonomi Produktif

Yusuf juga menerangkan bahwa dukungan CSR tersebut merupakan bagian dari kontribusi Bank NTT sebagai bank pembangunan daerah. Besaran bantuan yang disalurkan berkaitan dengan porsi penyertaan modal pemerintah daerah sebagai pemegang saham Bank NTT.

Skema tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu bentuk sinergi antara Bank NTT dan pemerintah kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur dalam mendukung pembangunan fasilitas publik serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan adanya bantuan tersebut, pembangunan pagar keliling dan penataan halaman PLUT KUMKM Sumba Timur diharapkan dapat segera terlaksana. Kawasan itu nantinya tidak hanya menjadi tempat pelayanan bagi pelaku usaha, tetapi juga menjadi etalase produk lokal yang mampu memperkuat identitas ekonomi daerah.

Langkah ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong UMKM Sumba Timur tumbuh lebih kuat, mandiri, dan mampu berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *