Kupang, detakpasifik.com- Gempa tidak hanya merusak bangunan. Bagi sebagian nasabah Bank NTT di wilayah terdampak Flores, bencana juga dapat berarti kehilangan buku tabungan, kartu ATM hingga dokumen kredit.
Bank NTT meminta nasabah yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen perbankan akibat gempa untuk tidak panik.
Direktur Umum, IT dan Operasional Bank NTT, Rahmat Saleh, kepada detakpasifik mengatakan bank tetap memberikan perhatian dan kemudahan pelayanan kepada nasabah terdampak, dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.
“Nasabah tidak perlu panik apabila buku tabungan atau kartu ATM hilang atau rusak akibat bencana,” kata Rahmat, Jumat (21/8/2026).
Khusus nasabah yang kehilangan kartu ATM, Rahmat meminta agar segera menghubungi atau mendatangi unit Bank NTT yang masih beroperasi. Langkah tersebut penting untuk memastikan rekening nasabah dapat diamankan terlebih dahulu.
Setelah proses pengamanan rekening, Bank NTT akan membantu proses penggantian buku tabungan, kartu ATM maupun penanganan dokumen lainnya melalui tahapan verifikasi identitas nasabah.
Sementara bagi nasabah yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen kredit akibat gempa, Bank NTT meminta agar segera berkoordinasi dengan kantor Bank NTT tempat fasilitas kredit tersebut tercatat.
Data dan administrasi yang tersimpan di Bank NTT akan menjadi bagian dari proses verifikasi dan penyelesaian dokumen nasabah.
Rahmat menegaskan, dalam situasi bencana Bank NTT berupaya memberikan pelayanan secara responsif dan tidak mempersulit masyarakat. Namun, prinsip keamanan transaksi dan perlindungan rekening nasabah tetap menjadi perhatian.
“Dalam kondisi bencana, kami tentu ingin memberikan pelayanan yang lebih responsif dan tidak mempersulit masyarakat, tetapi prinsip keamanan transaksi dan perlindungan terhadap rekening nasabah tetap harus dijaga,” ujarnya.
Bank NTT juga meminta masyarakat memanfaatkan unit pelayanan yang masih beroperasi di tengah penyesuaian layanan akibat gempa.
Menurut Rahmat, penanganan nasabah terdampak akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing, termasuk lokasi pelayanan yang masih dapat digunakan secara aman.
“Jadi masyarakat yang mengalami kehilangan dokumen akibat gempa kami persilakan menghubungi Bank NTT. Kami akan membantu mencari solusi sesuai kondisi masing-masing nasabah,” katanya. (Juan Pesau)











