Bank NTT Perkuat Komitmen Pelestarian Laut Lewat Dukungan Konservasi Terumbu Karang di Lembata

Lembata, detakpasifik.com – Upaya menjaga keberlanjutan ekosistem laut terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Bank NTT yang menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui program konservasi terumbu karang di wilayah Hukung, Kabupaten Lembata.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan kepada Yayasan Savu Lautan Project, sebuah lembaga yang bergerak dalam bidang perlindungan dan pemulihan ekosistem laut. Penyerahan bantuan berlangsung langsung di kawasan konservasi Hukung pada Selasa (9/6/2026).

Pimpinan Cabang Bank NTT Lewoleba, Petrus Soba Lewar, mengatakan keterlibatan Bank NTT dalam program konservasi merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap keberlangsungan lingkungan, khususnya ekosistem laut yang menjadi kekayaan utama wilayah kepulauan Nusa Tenggara Timur.

READ  Bank NTT Umumkan Suku Bunga Dasar Kredit Desember 2025

“Bank NTT memberikan dukungan penuh terhadap berbagai upaya menjaga dan melindungi terumbu karang. Ekosistem ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan laut, menjadi rumah bagi berbagai biota, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir,” kata Petrus.

Menurutnya, pelestarian terumbu karang tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat yang bergantung pada sumber daya laut. Kondisi terumbu karang yang sehat dapat membantu menjaga produktivitas perikanan serta mendukung sektor pariwisata bahari.

READ  Bank NTT Dukung Digitalisasi Keuangan Ngada Lewat Kerja Sama Strategis dengan Pemda

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Yayasan Savu Lautan Project, Martinianus Ola, bersama tim konservasi. Kegiatan penyerahan bantuan turut disaksikan oleh pemilik Taman Daun sekaligus anggota DPRD Kabupaten Lembata, Jhon Batafor.

Petrus menjelaskan, dukungan terhadap konservasi ini merupakan hasil kerja sama antara Bank NTT dan anggota DPRD Provinsi NTT, Alex Ofong. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan laut.

“Pelestarian laut membutuhkan kerja bersama. Perbankan, pemerintah, organisasi lingkungan, dan masyarakat harus saling mendukung agar program konservasi dapat berjalan berkelanjutan,” ujarnya.

READ  Jagung Titi Baleo Diluncurkan, Bank NTT Jadi Motor Penggerak UMKM Lembata

Sementara itu, kawasan terumbu karang memiliki fungsi ekologis yang sangat besar. Selain menjadi tempat hidup berbagai jenis ikan dan organisme laut, terumbu karang juga berperan sebagai benteng alami yang membantu melindungi pesisir dari ancaman abrasi dan perubahan lingkungan.

Melalui dukungan ini, Bank NTT berharap program pemulihan terumbu karang di Hukung dapat terus berkembang dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Lembata. Inisiatif tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran bahwa menjaga laut berarti menjaga masa depan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *