Berita  

SMP St. Stefanus Ketang Masuki Panca Windu, Rangkaian Perayaan Resmi Diluncurkan

Pumukulan gong tanda dimulainya rangkaian kegiatan syukuran 40 tahun SMP St. Stefanus Ketang oleh Romo Kosmas selaku Pastor Paroki Rejeng. (foto: Arsen Setiawan)

Ruteng, detak-pasifik.com- SMP St. Stefanus Ketang, Kabupaten Manggarai, resmi meluncurkan rangkaian kegiatan Pesta Syukur Panca Windu dalam rangka memperingati 40 tahun perjalanan sekolah, Senin, 10 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menapaki kembali perjalanan SMP St. Stefanus Ketang sekaligus merajut kasih dan kebersamaan sebagai ungkapan syukur atas karya Tuhan melalui para pendiri, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, alumni, orang tua, serta seluruh mitra yang telah berkontribusi dalam perkembangan sekolah hingga saat ini.

Launching Pesta Syukur Panca Windu ditandai dengan sejumlah kegiatan, yakni pemukulan gong, peluncuran logo dan tema Panca Windu, serta penanaman pohon Panca Windu.

Ketua Panitia Panca Windu SMP St. Stefanus Ketang, Ari Daduk, menegaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tersebut bukan merupakan peresmian sekolah, melainkan launching rangkaian kegiatan Pesta Syukur Panca Windu.

“Pertama, kegiatan hari ini bukan peresmian, tetapi launching kegiatan Pesta Syukur Panca Windu,” ujar Ari.

Ia menjelaskan, kegiatan launching tersebut dihadiri sejumlah undangan, di antaranya perwakilan Ketua Yayasan SUKMA, KECASUK (Ketua Cabang SUKMA) yang juga merupakan Pastor Paroki Rejeng, Camat Lelak, perwakilan Pemerintah Desa Ketang, Pemerintah Desa Lentang dan Desa Bangka Lelak.

READ  Amartha Perkuat Pemberdayaan Perempuan di NTT, Salurkan Pembiayaan hingga Rp 35 Triliun ke 3,3 Juta UMKM

Selain itu, hadir pula para kepala sekolah dari sejumlah lembaga pendidikan di wilayah Paroki Rejeng, utusan tokoh adat dari lima gendang, para penjasa, komite sekolah, serta utusan alumni SMP St. Stefanus Ketang.

Menurut Ari, launching tersebut menjadi tanda dibukanya seluruh rangkaian agenda Pesta Syukur Panca Windu SMP St. Stefanus Ketang.

Ia menilai pelaksanaan launching berjalan dengan baik dan sesuai dengan konsep yang telah dipersiapkan oleh panitia.

“Pelaksanaan launching hari ini sangat memuaskan. Persiapan panitia untuk acara launching sudah sangat maksimal dan berjalan sesuai dengan yang dikonsepkan,” katanya.

Ari berharap seluruh rangkaian kegiatan Panca Windu dapat berlangsung dengan lancar. Ia juga mengajak seluruh undangan, alumni, masyarakat, dan berbagai pihak untuk memberikan dukungan serta berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan.

Pentas Seni dan Bazar:

Selain launching, rangkaian Pesta Syukur Panca Windu SMP St. Stefanus Ketang juga akan dimeriahkan dengan kegiatan pentas seni dan bazar yang berlangsung selama tiga malam.

READ  Sang Penabur Telah Pulang (In Memoriam Pater Thomas Krump SVD)

Ari menjelaskan, pentas seni akan menampilkan berbagai karya dan kreativitas peserta didik, mulai dari seni vokal, seni tari hingga seni sastra.

Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan peserta didik SMP St. Stefanus Ketang dan SMAK St. Stefanus Ketang sebagai tuan rumah, tetapi juga mengundang sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Lelak untuk turut berpartisipasi.

Sekolah-sekolah yang diundang antara lain SDK Lamba Ketang, SDK Rejeng, TK St. Maria Diangkat ke Surga Rejeng, SDI Watu Weri, SMPN 2 Lelak, dan SMAN 1 Lelak.

“Untuk pentas seni, anak-anak menampilkan karya seni melalui seni vokal, seni tari, dan seni sastra. Kami juga mengundang beberapa sekolah terdekat untuk turut menyumbangkan penampilan,” jelas Ari.

Sementara itu, dalam kegiatan bazar, panitia menyediakan sejumlah stan yang dapat dimanfaatkan oleh organisasi siswa. Stan tersebut diberikan kepada OSIS SMP St. Stefanus Ketang, OSIS SMAK St. Stefanus Ketang, serta SMAN 1 Lelak.

Menurut Ari, keterlibatan peserta didik dalam kegiatan bazar tidak sekadar untuk memeriahkan perayaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kelas.

READ  Mengapa Rakyat NTT Peduli?Refleksi Demokrasi dari Polemik Tunjangan DPRD

“Ruang ini sengaja dibuka untuk melatih anak-anak belajar menjadi entrepreneur,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan pentas seni dan bazar diharapkan menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, kemampuan, serta berbagai potensi yang mereka miliki.

“Partisipasi para peserta didik dalam acara pentas seni dan bazar sungguh membawa hal baik. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk tampil di hadapan orang banyak sebagai upaya membentuk karakter serta mengasah kemampuan dan potensi yang ada dalam diri peserta didik,” ujar Ari.

Melalui berbagai rangkaian kegiatan tersebut, Pesta Syukur Panca Windu SMP St. Stefanus Ketang tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan 40 tahun sekolah, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi peserta didik, alumni, orang tua, masyarakat, dan berbagai pihak untuk terlibat dalam perayaan tersebut.

Rangkaian Pesta Syukur Panca Windu SMP St. Stefanus Ketang berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 14 Agustus 2026. Seluruh kegiatan dipusatkan di halaman SMP St. Stefanus Ketang. (Arsen Setiawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *