Kupang, detak-pasifik.com– Persatuan Mahasiswa Manggarai Barat (PERMMABAR) Kupang resmi melantik Badan Pengurus periode 2025/2026 dalam sebuah seremoni khidmat yang berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sebanyak 40 mahasiswa resmi dikukuhkan di bawah kepemimpinan Ketua Umum terpilih, Gregorius Jehandu.
Mengusung tema “Memperkuat Pergerakan PERMMABAR: Membangun Solidaritas dan Kepemimpinan di Tengah Dinamika Sosial Politik”, momentum ini menjadi tonggak bagi organisasi untuk memperkuat peran intelektual, sosial, dan advokatif di tengah tantangan zaman.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan susunan pengurus dan pengucapan janji organisasi. Uniknya, acara ini juga diwarnai dengan Torok Adat Manggarai yang dibawakan oleh Fransiskus Triputra (Asis).
Dalam penjelasannya, Asis menyebutkan bahwa prosesi adat tersebut merupakan simbol peneguhan nilai kebersamaan dan loyalitas. Ia menegaskan bahwa seluruh pengurus kini sah menjadi bagian dari “Rumah Besar” PERMMABAR yang wajib menjaga nama baik organisasi serta setia mengabdi demi kepentingan masyarakat Manggarai Barat.
Dalam pidato perdananya, Ketua Umum PERMMABAR, Gregorius Jehandu, menekankan komitmennya untuk membawa organisasi ini ke arah yang lebih progresif.
“Jadikan PERMMABAR sebagai suara nurani rakyat dan pelita di tengah ketidakadilan. Perjuangan memang berat, namun perubahan besar selalu dimulai dari keberanian kaum muda,” tegas Gregorius.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk memperkuat solidaritas internal dan tetap kritis terhadap berbagai isu sosial-politik, baik di tingkat lokal maupun nasional. Pungkasnya
Hadir memberikan wejangan, Penasehat PERMMABAR Kupang, Anton Ali. Ia memberikan catatan penting mengenai idealisme mahasiswa. Menurutnya, kecerdasan intelektual saja tidak cukup tanpa dibarengi keberanian moral.
“Mahasiswa yang idealis adalah mereka yang mampu melihat masalah dari berbagai perspektif. Di luar sana banyak orang pintar, khususnya dari Manggarai, namun tidak semua memiliki jiwa pejuang,” ungkap Anton. Ia berharap pengurus baru tidak sekadar menjadi penonton, melainkan pelaku perubahan yang nyata, tegasnya.
Acara pengukuhan yang dihadiri oleh jajaran pembina, senior, dan anggota ini ditutup dengan semangat optimisme. PERMMABAR diharapkan terus konsisten menjadi wadah kaderisasi bagi mahasiswa Manggarai Barat di Kota Kupang untuk berkontribusi bagi daerah dan bangsa.* (Arsen Setiawan)











