Berita  

Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 70 KK Terdampak Gempa di Rentung

Ruteng, detakpasifik.com- Misi kemanusiaan bagi warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus berjalan. Keuskupan Ruteng menyalurkan bantuan kepada 70 kepala keluarga (KK) umat yang rumahnya mengalami kerusakan parah di wilayah Paroki Kristus Penebus Rentung, Desa Belang Turi, Kecamatan Ruteng, Senin (24/8/2026).

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari gerak tanggap darurat Keuskupan Ruteng untuk membantu umat yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo dan kini masih menghadapi situasi sulit.

READ  Dari Pendalaman Iman Menjadi Happy Basket: Ketika Bola Menyatukan Perbedaan

Bantuan disalurkan kepada umat di tiga stasi dalam wilayah Paroki Kristus Penebus Rentung, yakni Stasi Pusat Rentung, Stasi Goloworok, dan Stasi Longgo.

Koordinator Paroki Kristus Penebus Rentung, Erlin Efrin, mengatakan sebanyak 70 KK menjadi penerima bantuan setelah dilakukan pendataan terhadap warga yang mengalami kerusakan rumah cukup parah.

“Benar hari ini kami menyalurkan bantuan kepada 70 KK umat di Paroki Kristus Penebus Rentung. Aksi ini sebagai bentuk kepedulian Keuskupan Ruteng kepada umat,” kata Erlin.

READ  Ratusan Rumah Rusak, Pemdes Belang Turi Bergerak Cari Bantuan untuk Warga

Menurut dia, bantuan diprioritaskan bagi umat yang rumahnya mengalami dampak paling parah akibat gempa.

“Kami hadir dan peduli bagi rumah umat yang sangat terdampak. Setelah kami catat, ada 70 KK,” ujarnya.

Adapun penerima bantuan tersebut tersebar di sejumlah wilayah. Stasi Goloworok mencakup 33 KK, Stasi Longgo tiga KK, sementara Rentung dan Maras sebanyak 34 KK.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga, di antaranya beras, mi instan, minyak goreng, dan sabun.

READ  Defisit Perdagangan NTT Tembus Rp51 Triliun per Tahun, Gubernur Dorong Transformasi Ekonomi Produktif

Salah seorang umat di Rentung, Ino Janggur, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Keuskupan Ruteng. Menurut dia, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang tengah menghadapi dampak bencana.

“Bantuan ini sangat berarti. Kami ucapkan terima kasih kepada pimpinan Paroki dan Keuskupan,” ujar Ino.

Penyaluran bantuan tersebut turut digerakkan oleh Orang Muda Katolik (OMK) sebagai bagian dari aksi kemanusiaan bagi umat terdampak gempa di wilayah Paroki Kristus Penebus Rentung. (Riki Cowang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *