Kupang, detakpasifik.com- Kunjungan wisatawan mancanegara ke Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan tren peningkatan signifikan, seiring tingginya aktivitas kapal pesiar yang bersandar di Pelabuhan Tenau, Kupang. Menyikapi kebutuhan transaksi valuta asing yang makin tinggi, Bank NTT berencana menghadirkan inovasi berupa shopping card yang dapat digunakan turis untuk berbelanja di gerai NTT Mart dan Dekranasda.
Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, menyatakan bahwa program ini sudah masuk dalam agenda kerja perusahaan. “Ini sudah menjadi bagian dari rencana kerja kami. Shopping card ini dirancang untuk digunakan di NTT Mart dan juga untuk wisatawan asing. Saat ini, masih dalam tahap perencanaan,” ungkap Charlie pada Selasa (24/2).
Alternatif Money Changer di Dermaga
Langkah ini sekaligus menanggapi usulan berbagai pihak yang menginginkan fasilitas money changer atau penukaran valas langsung di dermaga saat kapal pesiar tiba. Menurut Charlie, kesiapan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penting agar transaksi berjalan lancar. Petugas harus mampu menghitung kurs dolar dan rupiah secara akurat sehingga proses penukaran menjadi cepat, transparan, dan efisien.
“Kami berharap setiap kunjungan kapal pesiar dapat dikoordinasikan dengan manajemen Bank NTT. Dengan begitu, segala kendala terkait transaksi valas bisa segera ditangani,” jelas Charlie.
Dorong Kemudahan Transaksi dan Non-Tunai
Rencana shopping card ini diharapkan mempermudah wisatawan asing berbelanja tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah besar. Selain itu, kartu ini juga mendukung gerakan transaksi non-tunai di NTT Mart dan gerai Dekranasda, yang tengah digalakkan pemerintah daerah.
Inovasi ini dinilai strategis untuk memperkuat ekosistem pariwisata NTT yang terus berkembang. Dengan layanan keuangan yang lebih modern dan praktis, daerah ini siap menyambut lonjakan kunjungan wisatawan kapal pesiar. Jika terealisasi, shopping card tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga memperkuat citra NTT sebagai destinasi yang ramah bagi wisatawan mancanegara. (Juan Pesau)











