KUR Dibuka Kembali, Bank NTT Genjot Akses Modal dan Bangkitkan Ekonomi Manggarai

Ruteng, detakpasifik.com- Bank NTT Cabang Ruteng kembali menghidupkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para pelaku usaha di Kabupaten Manggarai. Langkah ini menjadi sinyal kuat dorongan terhadap geliat ekonomi lokal, khususnya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah yang selama ini membutuhkan akses pembiayaan yang lebih luas dan terjangkau.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Pemimpin Cabang Bank NTT Ruteng, Romi Radjalangu, dalam kegiatan Customer Gathering yang berlangsung pada Selasa (28/4) di kantor cabang setempat. Acara ini tidak hanya menjadi momentum penyampaian kebijakan strategis, tetapi juga wadah apresiasi bagi para Agen Be Ju Bisa yang menunjukkan performa menonjol sepanjang periode berjalan.

Dalam sambutannya, Romi menegaskan bahwa pembukaan kembali layanan KUR merupakan bagian dari komitmen Bank NTT dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah. Menurutnya, akses permodalan yang mudah menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong pertumbuhan usaha masyarakat. Dengan kebijakan ini, para pelaku usaha di Manggarai diharapkan dapat lebih leluasa mengembangkan bisnis mereka.

READ  Menjaga Kedaulatan Desa Pesisir Dari Kapitalisme Negara

Selain pengumuman tersebut, Bank NTT juga memberikan penghargaan kepada para Agen Be Ju Bisa yang telah mencatatkan capaian signifikan. Sepanjang periode berjalan, tercatat lebih dari 34 ribu transaksi berhasil dilakukan dengan total perputaran dana melampaui Rp30 miliar. Sebanyak 42 agen dari berbagai wilayah, seperti Langke Rembong, Lelak, hingga Wae Ri’i, hadir dan turut meramaikan kegiatan tersebut.

Beberapa agen berhasil meraih penghargaan dalam kategori khusus, mulai dari pencapaian jumlah transaksi tertinggi, saldo terbesar, hingga pertumbuhan saldo paling signifikan pada Triwulan I 2026. Capaian ini dinilai sebagai bukti nyata kontribusi agen dalam memperluas jangkauan layanan keuangan hingga ke tingkat masyarakat akar rumput.

READ  Bank NTT dan Pemkab Sumba Barat Daya Percepat Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat SP2D Online

Romi menekankan bahwa peran Agen Be Ju Bisa sangat vital sebagai perpanjangan tangan bank, terutama dalam menjangkau wilayah yang belum terlayani kantor cabang. Kehadiran mereka tidak hanya memudahkan akses layanan perbankan, tetapi juga berfungsi sebagai ujung tombak edukasi keuangan, khususnya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap transaksi digital yang aman.

Lebih jauh, Bank NTT disebut terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan tata kelola serta pendampingan berkelanjutan kepada para agen. Langkah ini dilakukan untuk memastikan berbagai kendala teknis, termasuk gangguan jaringan di lapangan, dapat diatasi secara cepat dan efektif.

READ  Bank NTT Dukung Renovasi Kapela Stasi Kende di Manggarai dengan Bantuan Semen

Kegiatan Customer Gathering ini sekaligus menutup rangkaian program apresiasi Agen Be Ju Bisa tahun 2026 yang sebelumnya telah digelar di sejumlah titik, seperti Narang, Iteng, Reo, dan Kajong. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi Bank NTT dalam menjaga semangat dan kinerja para agen di berbagai wilayah.

Dengan kembali dibukanya akses KUR serta penguatan peran agen di lapangan, Bank NTT optimistis mampu memperluas inklusi keuangan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di Manggarai. Dukungan terhadap pelaku usaha lokal diharapkan terus berlanjut, seiring komitmen bank dalam menghadirkan layanan keuangan yang merata dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *