Kupang, detakpasifik.com– PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat di seluruh Nusa Tenggara Timur (NTT). Terbaru, bank daerah ini menyalurkan dana Rp300 juta sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyasar kegiatan sosial dan keagamaan di Kabupaten Kupang.
Direktur Umum dan SDM Bank NTT, Rahmat Saleh, menjelaskan bahwa penguatan ekonomi melalui dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tetap menjadi fokus utama bank. Menurut Rahmat, pemberdayaan UMKM menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Bank NTT berkomitmen menyediakan layanan yang memudahkan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan menengah, agar mereka bisa berkembang dan berkontribusi pada perekonomian lokal,” ujar Rahmat kepada awak media di Kupang, Selasa (4/2/2026).
Kredit Ringan untuk UMKM
Untuk mendukung permodalan pelaku usaha produktif, Bank NTT menawarkan berbagai produk kredit berbunga rendah, seperti:
Kredit Mikro Kecil POPELA – dirancang untuk usaha mikro yang membutuhkan modal cepat dan fleksibel.
Kredit Pegawai Vertikal– khusus bagi pegawai sektor formal yang ingin menambah modal usaha sampingan.
Kredit Mikro Merdeka – produk kredit dengan bunga ringan untuk sektor perdagangan, pertanian, perikanan, hingga jasa.
Produk-produk ini bertujuan memberikan akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau bagi pelaku UMKM di berbagai wilayah NTT.
Kepedulian Sosial Nyata
Selain fokus pada pembiayaan usaha, Bank NTT aktif dalam kegiatan sosial dan kesehatan. Dana CSR sebesar Rp300 juta digunakan untuk mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di Kabupaten Kupang, memperkuat program-program yang menyentuh langsung masyarakat.
Bank NTT juga rutin menyelenggarakan bakti sosial dan layanan kesehatan gratis, serta berpartisipasi dalam program perlindungan sosial dan ketenagakerjaan. Menurut Rahmat, pendekatan ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dan kepedulian sosial berjalan bersamaan.
Digitalisasi Layanan Perbankan
Dalam menghadapi tantangan wilayah kepulauan, Bank NTT memperluas akses layanan perbankan melalui aplikasi B’Pung Mobile. Dengan layanan digital ini, masyarakat di daerah terpencil dapat mengakses fasilitas keuangan dengan cepat, aman, dan tanpa harus mengunjungi kantor cabang.
Rahmat menambahkan, langkah-langkah inovatif ini memperkuat posisi Bank NTT sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui kombinasi pembiayaan UMKM, CSR, dan layanan digital, kami ingin menjadi motor penggerak ekonomi NTT dan mitra terpercaya bagi masyarakat,” tutup Rahmat. Juan Pesau)











