Berita  

Boni Burhanus Ungkap Kabar Rp20 Miliar untuk Korban Gempa di Manggarai

Anggota DPRD NTT Bonifasius Burhanus mengaku menerima informasi bantuan pemerintah pusat sebesar Rp20 miliar untuk korban gempa Manggarai dan meminta data penerima divalidasi agar bantuan tepat sasaran.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD NTT, Bonifasius Burhanus (foto: dokpri)

Kupang, detakpasifik.com- Pemerintah pusat dikabarkan menyiapkan bantuan sebesar Rp20 miliar untuk penanganan warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Informasi tersebut juga diterima Bonifasius Burhanus (Boni Burhanus), anggota DPRD NTT dari Fraksi Partai Gerindra. Ia menyambut positif kabar tersebut dan meminta pemerintah daerah memastikan bantuan nantinya diberikan berdasarkan data korban yang valid.

Kepada detakpasifik melalui sambungan telepon, Senin, 24 Agustus 2026, Bonifasius menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah pusat atas perhatian terhadap masyarakat Manggarai yang terdampak gempa Flores.

READ  Korban Gempa Flores Bertambah Menjadi 33 Orang Meninggal dan 23 Luka-Luka

“Tentu kita merasa bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat, terlebih khusus kepada Presiden Bapak Prabowo Subianto yang memberikan perhatian terhadap korban gempa di wilayah Manggarai,” kata Bonifasius.

Menurutnya, Manggarai menjadi salah satu wilayah yng mengalami dampak cukup parah akibat gempa Flores. Karena itu, bantuan pemerintah pusat dinilai penting untuk mempercepat penanganan dan pemulihan warga.

Namun, Bonifasius menekankan satu hal yang menurutnya tidak boleh diabaikan yaitu akurasi data penerima bantuan.

Bonifasius mengaku telah berkomunikasi dengan Bupati Mnggarai agar pemerintah daerah segera memastikan data keluarga yang benar-benar terdampak dan berhak menerima bantuan.

READ  Empat Kebijakan Prabowo yang Paling Terasa di NTT: Masalahnya Bukan Niat, Tapi Urutan

“Ya, saya sudah koordinasi dengan Pak Bupati agar memiliki data yang valid dan benar agar jika bantuan pemerintah pusat itu telah masuk, penerima manfaatnya benar-benar tepat. Bukan karena faktor lainnya,” ujarnya.

Menurut Bonifasius, validasi data menjadi penting untuk mencegah bantuan salah sasaran. Terlebih jika anggaran yang dikabarkan mencapai Rp20 miliar tersebut benar-benar direalisasikan untuk masyarakat terdampak.

Tak hanya berkomunikasi dengan pemerintah daerah, Bonifasius juga meminta Fraksi Gerindra di DPRD Kabupaten Manggarai ikut mengawal penggunaan anggaran tersebut.

READ  Merawat Kebangsaan di Tengah Retak Sunyi: Catatan dari Silaturahmi Lintas Etnis di NTT

“Saya juga sudah komunikasi dengan fraksi di kabupaten agar turut mengawal penggunaan anggaran ini,” katanya.

Pengawalan, kata dia, diperlukan agar anggaran yang bersumber dari bantuan pemerintah pusat benar-benar digunakan untuk kepentingan korban gempa dan dapat dipertanggungjawabkan.

Meski demikian, informasi mengenai bantuan Rp20 miliar tersebut dalam keterangan Bonifasius masih berupa kabar yang ia terima. Karena itu, kepastian mengenai mekanisme, waktu penyaluran, serta bentuk penggunaan anggaran tersebut masih menunggu informasi resmi dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. (Juan Pesau)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *