Berita  

10 Kelurahan Bersih 2026, Nunbaun Sabu Kunci Juara Umum Kota Kupang

Kupang, detakpasifik.com- Peta kelurahan terbersih di Kota Kupang tahun 2026 akhirnya terpotret. Dari puluhan kelurahan yang bersaing, 10 kelurahan terbaik berhasil menembus penilaian akhir Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

Nunbaun Sabu tampil sebagai juara umum. Keputusan ini dikukuhkan melalui SK Kepala DLHK Kota Kupang Nomor: /KEP/Din. LHK/VIII/2026, tertanggal 10 Agustus 2026.

Penetapan pemenang sekaligus menjadi penanda perayaan HUT ke-81 RI. Piagam dan dana pembinaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo bersama Wakil Wali Kota Serena Francis dan Sekda Jeffry Pelt, usai upacara detik-detik proklamasi di halaman Kantor Wali Kota, Senin, 17 Agustus 2026.

READ  Secangkir Kopi, Cerita Pius Rengka, dan Sebuah Perjalanan Kecil di Kupang

Bukan hanya Nunbaun Sabu. Sembilan kelurahan lain mencatatkan prestasi dengan total pembinaan yang berjenjang sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi menjaga lingkungan.

Berikut daftar lengkap 10 Kelurahan Terbersih Kota Kupang 2026:

Peringkat I: Kelurahan Nunbaun Sabu – Rp25 Juta
Peringkat II: Kelurahan Oepura – Rp20 Juta
Peringkat III: Kelurahan Liliba – Rp15 Juta
Peringkat IV: Kelurahan Oebufu
Peringkat V: Kelurahan Batuplat
Peringkat VI: Kelurahan Naikoten I
Peringkat VII: Kelurahan Nefonaek
Peringkat VIII: Kelurahan Merdeka
Peringkat IX: Kelurahan Oesapa Barat
Peringkat X: Kelurahan Bonipoi

READ  Malam di Kelapa Lima dan Pesan tentang Harmoni dari Wali Kota Kupang

Bagi Pemkot Kupang, daftar ini lebih dari sekadar rangking. Ini adalah indikator bahwa gerakan kebersihan mulai merata, tidak lagi terkonsentrasi di pusat kota.

Dari Nunbaun Sabu hingga Bonipoi, lomba ini menunjukkan bahwa partisipasi warga menjadi kunci. Kebersihan bukan urusan DLHK semata, melainkan kerja lintas RT, karang taruna, hingga bank sampah di tingkat kelurahan.

READ  RUPS LB Bank NTT 2026: Awal Reformasi Besar Menuju Bank Daerah yang Lebih Kompetitif

Pemerintah berharap, 10 kelurahan ini menjadi pemicu bagi kelurahan lain untuk membangun budaya bersih yang berkelanjutan, bukan musiman.* (JP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *