Catatan Pius Rengka Politik kritik dan kritik politik di Indonesia menarik untuk dilihat. Misalnya, mengapa…
Gagasan
Eulogi: Perginya Sang Pencerah dari Hungaria
Catatan Pius Rengka(Umat Paroki Rejeng tahun 1960an) Kabar itu datang tidak dengan dentang lonceng gereja…
Politik Penentuan Sekda: Membaca Ketegangan Politik di Ngada
Oleh: Pius Rengka Dalam sepekan belakangan ini, ruang percakapan publik di Provinsi Nusa Tenggara Timur…
Mencermati Hubungan Kebijakan Publik dengan Konflik
Oleh: Pius Rengka Dalam tradisi klasik ilmu kebijakan publik, kebijakan dipahami sebagai jawaban atas soal-soal…
Tiga Tekanan terhadap Kepemimpinan Melki Laka Lena
Oleh: Pius Rengka Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Dr. Johny…
Angka Kepuasan 80,5% dan Ujian Kualitas Pembangunan NTT
Oleh: Dr. Rikardus Herak, S.Pd., M.Pd (Akademisi Universitas Katolik Widya Mandira Kupang) Publikasi survei kepuasan…
Pengendalian yang Tidak Mengendalikan: Akar Masalah Keuangan Daerah di NTT
Oleh: Wily Mustari AdamDosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Katolik Widya Mandira Kupang& Mahasiswa Program…
Menyeleksi Kebijakan Pendidikan di Indonesia
Oleh: Dr. YusuF Manutede, S.si, M.PdDosen FKIP- Universitas Halmahera Dalam menyeleksi kebijakan pendidikan, para analis…
Dureng dan Cara Orang Manggarai Bertahan Hidup
Oleh: Marselus Natar(Rohaniwan Katolik pada Kongregasi Frater-Frater Bunda Hati Kudus, penulis buku antologi cerpen berjudul…
Kematian dalam Sembilan Baris: Membalas Surat Yohanes Bastian Roja (YBR)
Oleh: Marsel RobotDosen Bahasa dan Sastra FKIP Undana Perkenankan aku menyapamu Bastian. Sebelum memulai menulis…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.