Kupang, detakpasifik.com– Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) NTT, Edy Naga, memimpin penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat terdampak gempa Flores. Edy dipercaya pimpinan DPD Partai Golkar NTT sebagai Ketua Satgas Partai Golkar Peduli Korban Gempa Flores.
Dengan mandat tersebut, Edy bersama sejumlah pengurus dan kader Partai Golkar NTT turun langsung ke wilayah terdampak untuk menyalurkan bantuan sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat di lapangan dapat diketahui.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok atau sembako. Selain itu, Partai Golkar juga menyalurkan sejumlah kebutuhan lain, seperti obat-obatan, kebutuhan bayi, tandon air hingga genset.
Edy mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari gerakan Partai Golkar membantu masyarakat terdampak gempa Flores yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat daerah hingga pusat.
“Gerakan membantu korban gempa Flores ini menjadi gerakan Partai Golkar secara nasional,” kata Edy.
Menurut dia, gerakan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Gerakan ini melibatkan jajaran Partai Golkar, termasuk Wakil Ketua Umum Melki Laka Lena, Ketua DPD I Golkar NTT Alain Niti Susanto serta anggota Fraksi Golkar di DPR RI dan DPRD NTT.
Edy menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan dalam beberapa tahap. Pada tahap awal, bantuan disalurkan melalui DPD II Partai Golkar di wilayah yang terdampak gempa.
Sementara tahap berikutnya merupakan bantuan dari DPP Partai Golkar, Ketua Umum Bahlil Lahadalia, Wakil Ketua Umum Melki Laka Lena, DPD Partai Golkar Provinsi NTT serta anggota Fraksi Golkar di DPR RI dan DPRD NTT.
“Bantuan sudah kita distribusikan dan kita akan tetap berlanjut menggalang donasi,” ujar Edy.
Sebagai Ketua Satgas Partai Golkar Peduli Korban Gempa Flores, Edy mengatakan, perhatian satgas tidak hanya diarahkan pada penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak memperoleh perhatian pemerintah.
Ia mendorong kader Partai Golkar di wilayah terdampak untuk memastikan warga yang menjadi korban gempa terdata dan terdaftar pada pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi.
Menurut Edy, pendataan penting agar kondisi warga yang terdampak dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam memberikan bantuan dan penanganan selanjutnya.
“Kami selalu mendorong kader agar turut memastikan masyarakat yang terdampak terdata dan terdaftar ke pemerintah, baik kepada pemerintah tingkat kabupaten maupun kepada pemerintah provinsi sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah,” katanya.
Edy juga mengatakan, penggalangan bantuan akan terus dilakukan, terutama dengan melibatkan anggota DPRD NTT dan kader Partai Golkar di tujuh kabupaten/kota yang terdampak gempa.
Ia berharap kader serta anggota DPRD Partai Golkar di seluruh NTT ikut mengambil bagian dalam membantu masyarakat Flores yang sedang menghadapi dampak bencana.
Edy menjelaskan, penyaluran sembako merupakan bagian dari upaya awal untuk meringankan beban masyarakat. Namun, kebutuhan warga pascagempa masih akan berlangsung dalam waktu yang panjang sehingga dukungan dan kerja bersama tetap diperlukan.* (Juan Pesau)











